Thanks.
Saturday, 9 May 2026
Sunday, 3 May 2026
JANGAN SAKITI HATI SAUDARAMU. BELAJARLAH DIAM.
JANGAN SAKITI HATI SAUDARAMU. BELAJARLAH DIAM.
Omongan itu melalui 7 kunci:
Jika ia keluar dari mulutmu ...maka ianya di tulis.
Malaikat akan mencatat...terus bagaimana kita belajar diam sebagaimana belajar berbicara.
Sabda Nabi yg menegaskan ..Pentingnya diam
1)Teruskan keimanan mu kerana keimanan ini menjadi penggerak , menjadi moto untuk diam.
2)Ngomong...Ini omongan ku kira2 di catat di kebaikan dan keburukan...kiranya apa kah catatan itu...Baikkah atau buruk kah?
3) Menggunakan lisanmu untuk berzikir..: Engkau jangan banyak bicara.melainkan dengan berzikir kepada Allah. Orang yang banyak ngomong adalah orang yang jauh dpd Allah. Kata Nabi ...Dunia ini terkutuk...Dunia ini terlaknat.dan semua di dalamnya ikut terlaknat kecuali mengingat Allah. Dan ketaatan2 lain...yang belajar perlu belajar dan kemudian ketika kamu hendak kumpul bersama teman2mu , engkau perlu mempersiapkan bahan untuk di ngobrol..
Bila kawan2 mengundang untuk ngobrol...tanya , mahu ngobrol apa dan jika tiada apa yang hendak di ngobroli.."Tak ada apa, ngobrol aja" Maka lebih baik kita menghindar. tapi jika sesuatu yang hendak diomongkan berguna ...silakan Jemaah.
Kemudian bila kita duduk ngobrol di sana...ternyata ngobrolan yang dimurkai oleh Allah Azzawajalla...Apa sikap kita? "Diam?"
Disini Engkau wajib berbicara, Rasullullah bersabda: Sesiapa melihat kemungkaran hendaklah dia merubah dengan tangannya....Tidak mampu maka dengan lisannya...Ini saatnya Engkau berbicara. Tatkala melihat kemungkaran terjadi...megghibahi saudaranya...buruk sangka sama saudaranya...menuduh saudaranya melakukan perbuatan dosa...Apa yang harus dia lakukan...Di rungkap dengan lisannya. Kasi tahu..."Ketika ada manafaatnya bicara engkau bicara dan ketika tak ada engkau diam". Ketika engkau tak mampu menergur dengan lisanmu maka engkau membenci dgn hatimu...konsikuensinya kau harus tinggalkan tempat itu.
Allah tidak RIDHO dengan kemungkaran yang terjadi dan Engkau diamkan.
Kemuidian wahai hamba2 Allah yang taat...ketika selesai ngobrol sama sahabat2 kita " JANGAN LUPA UNTUK MEMBACA DOA KAFARATUL MAJLIS"
Mungkin di situ ada omongan tidak berguna...omongan yng tidak harus di ucapkan..."DOA KAFARATUL MAJLIS ITU BUKAN UNTUK SELESAI KAJIAN...BUKAN.... TAPI UNTUK SELESAI NGOMONG"
Kita ingatkan: " Eh jangan lupa membaca doa kafaratul majlis" ..dengan lisan dengan hatinya...Dia memohon kepada Allah
"Subha nakallah humma wabiham dika..ash hadu ala illa ha illa anta..astagh firuka waatu bu illaik"
Dia memuji Allah dan memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada Allah.
Maka di sini dalam rangka kita belajar untuk "Diam" Engkau perlu memohon kepada Allah agar memberi petunjuk...kerana banyak diantara kita yang menganggap biasa aja...
Saya rasa, saya bersalah sangat kerana, ada yg saya tulis macam tak kena dan menyentuh hati rakan2 saya meskipon tulisan saya tentang kenangan2 saya. Maafkan saya. Dan dengan dengarnya saya ceramah "DIAM" ini maka saya berhasrat untuk cuba mengelakkan diri dari menulis sebarang yang menyentuh perasaan sahabat semua. InsyaaAllah.
Nasihat "Diam" ini sangat2 berharga... Ianya adalah untuk saya buat "Bekal Akhirat" Terima kasih. Banyak2.
InsyaaAllah "Diam" Ustaz Hannan Attaqi saya peluk dengan rapi dan begitu juga ceramah Ustaz Reza Basallamah ini. Moga dapat kita semua menjadikannya sebagai pedoman dan sebagai insan yang berjalan menuju Allah. Saya tetap berdoa moga2 Allah lanjutkan usia ini, agar dapat lagi menambahkan ibadat saya kepada -Nya. Terima kasih dari saya buat nasihat menasihati ini kerana Allah. InsyaaAllah moga dapat kita manfaatkan Ramadhan ini dengan sebaiknya. Moga mendapat perlindungan Allah.
"Subha nakallah humma wabiham dika..ash hadu ala illa ha illa anta..astagh firuka waatu bu illaik"
Wallahhuaqlam.