Annegold53
Pelbagai info santai ...
Jumaat, 7 Ogos 2026
Untuk di ambil tahu...
9 Khasiat Kacang Parang Untuk Kesihatan (WOW)
Apakah kebaikan kacang fava untuk kesihatan?Manfaat kacang fava untuk kesehatan
- Berpotensi meringankan gejala penyakit Parkinson. ...
- Kacang fava sumber protein yang baik. ...
- Mengandung mineral yang baik untuk pertumbuhan tubuh. ...
- Membantu dalam perkembangan janin.
Berbagai Manfaat Kacang Fava untuk Kesehatan Tubuh
Kacang fava atau yang juga dikenal dengan nama board beans adalah jenis kacang yang termasuk ke dalam tumbuhan polong. Kacang fava tumbuh di dalam cangkang seperti kerang dan diselimuti oleh lapisan yang juga dapat dimakan.
Manfaat kacang fava untuk kesehatan
Seperti kacang lainnya, kacang fava memiliki kandungan protein yang tinggi. Bagi Anda yang tak konsumsi daging, kacang ini bisa menjadi salah satu pilihan makanan untuk memenuhi kebutuhan protein di satu hari.
Berbagai Manfaat Kacang Fava untuk Kesehatan Tubuh
Kacang fava atau yang juga dikenal dengan nama board beans adalah jenis kacang yang termasuk ke dalam tumbuhan polong. Kacang fava tumbuh di dalam cangkang seperti kerang dan diselimuti oleh lapisan yang juga dapat dimakan.

Memiliki cita rasa yang sedikit manis dan bertekstur lembut, kacang fava mengandung banyak gizi dan vitamin yang tentunya sayang untuk Anda lewatkan.
Kacang fava atau yang juga dikenal dengan nama board beans adalah jenis kacang yang termasuk ke dalam tumbuhan polong. Kacang fava tumbuh di dalam cangkang seperti kerang dan diselimuti oleh lapisan yang juga dapat dimakan.

Memiliki cita rasa yang sedikit manis dan bertekstur lembut, kacang fava mengandung banyak gizi dan vitamin yang tentunya sayang untuk Anda lewatkan.
Manfaat kacang fava untuk kesehatan
Seperti kacang lainnya, kacang fava memiliki kandungan protein yang tinggi. Bagi Anda yang tak konsumsi daging, kacang ini bisa menjadi salah satu pilihan makanan untuk memenuhi kebutuhan protein di satu hari
Kacang fava juga memiliki berbagai kandungan lain yang dapat memberikan manfaat untuk tubuh Anda. Berikut beberapa di antaranya.
Seperti kacang lainnya, kacang fava memiliki kandungan protein yang tinggi. Bagi Anda yang tak konsumsi daging, kacang ini bisa menjadi salah satu pilihan makanan untuk memenuhi kebutuhan protein di satu hari
Kacang fava juga memiliki berbagai kandungan lain yang dapat memberikan manfaat untuk tubuh Anda. Berikut beberapa di antaranya.
1. Berpotensi meringankan gejala penyakit Parkinson

Menurut beberapa penilitan, kacang fava kaya akan kandungan levo-dihydroxy phenylalanine atau L-dopa, sebuah komponen yang ketika dicerna oleh tubuh akan berubah menjadi zat kimia di otak bernama dopamin. Hormon dopamin memiliki kaitan yang sangat erat dengan penyakit Parkinson.
Perlu diketahui, penyakit Parkinson merupakan kondisi di mana sel saraf di otak mengalami kerusakan dan tidak bisa menghasilkan hormon dopamin yang cukup.
Hormon dopamin sangat berperan dalam kemampuan seseorang untuk menggerakan tubuhnya. Kekurangan dopaminlah yang akan mengakibatkan seseorang hilang kendali atas pergerakan tubuhnya.
Oleh karena itu, asupan dopamin sangatlah dibutuhkan oleh para pasien penyakit Parkinson. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang dapat memicu produksi dopamin seperti kacang fava.

Menurut beberapa penilitan, kacang fava kaya akan kandungan levo-dihydroxy phenylalanine atau L-dopa, sebuah komponen yang ketika dicerna oleh tubuh akan berubah menjadi zat kimia di otak bernama dopamin. Hormon dopamin memiliki kaitan yang sangat erat dengan penyakit Parkinson.
Perlu diketahui, penyakit Parkinson merupakan kondisi di mana sel saraf di otak mengalami kerusakan dan tidak bisa menghasilkan hormon dopamin yang cukup.
Hormon dopamin sangat berperan dalam kemampuan seseorang untuk menggerakan tubuhnya. Kekurangan dopaminlah yang akan mengakibatkan seseorang hilang kendali atas pergerakan tubuhnya.
Oleh karena itu, asupan dopamin sangatlah dibutuhkan oleh para pasien penyakit Parkinson. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang dapat memicu produksi dopamin seperti kacang fava.
2. Kacang fava sumber protein yang baik

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kacang fava juga dapat menjadi sumber protein yang baik. Kacang fava mengandung sekitar 30 gram protein dalam penyajian per 100 gramnya.
Sebagian besar sel-sel yang ada dalam tubuh terbentuk dari protein, baik pada otot, tulang, kulit, sampai rambut. Protein mendukung produksi hemoglobin sebagai pembawa oksigen dalam darah Anda. Karena itulah protein sangat dibutuhkan agar sel-sel tubuh dapat tetap bekerja dengan baik.
Bagi Anda yang sedang dalam program penurunan berat badan, memilih kacang fava sebagai menu makan Anda mungkin akan sangat membantu. Protein yang terkandung di dalamnya akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan bisa lebih terkendali.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kacang fava juga dapat menjadi sumber protein yang baik. Kacang fava mengandung sekitar 30 gram protein dalam penyajian per 100 gramnya.
Sebagian besar sel-sel yang ada dalam tubuh terbentuk dari protein, baik pada otot, tulang, kulit, sampai rambut. Protein mendukung produksi hemoglobin sebagai pembawa oksigen dalam darah Anda. Karena itulah protein sangat dibutuhkan agar sel-sel tubuh dapat tetap bekerja dengan baik.
Bagi Anda yang sedang dalam program penurunan berat badan, memilih kacang fava sebagai menu makan Anda mungkin akan sangat membantu. Protein yang terkandung di dalamnya akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan bisa lebih terkendali.
3. Mengandung mineral yang baik untuk pertumbuhan tubuh

Berbagai mineral yang terkandung dalam kacang fava ternyata juga memberikan manfaat untuk pertumbuhan tulang. Porsi sebanyak 100 gram kacang fava mengandung fosfor sekitar 521 mg dan tembaga sekitar 0,82 mg.
Kedua komponen ini sangatlah berguna untuk kesehatan tulang. Tembaga merupakan salah satu komponen yang memainkan peran penting dalam produksi kolagen.
Adanya kolagen sangat dibutuhkan dalam menyatukan jaringan tubuh manusia antara satu dengan lainnya, termasuk terhubungnya ligamen dan jaringan otot pada tulang.
Sedangkan fosfor sudah banyak diketahui sebagai mineral yang berperan dalam pertumbuhan tulang. Sekitar 85% mineral fosfor yang ada pada tubuh berada di dalam tulang sebagai kalsium fosfat.
Dengan tercukupinya kebutuhan fosfor, Anda akan menjauhkan diri dari risiko beberapa penyakit seperti osteoporosis dan rakitis (tulang lemah).
Kebanyakan fosfor bisa didapatkan dengan minum susu, tapi jika Anda tidak mengonsumsi produk susu bisa memilih produk nabati seperti kacang fava sebagai pilihan lain.

Berbagai mineral yang terkandung dalam kacang fava ternyata juga memberikan manfaat untuk pertumbuhan tulang. Porsi sebanyak 100 gram kacang fava mengandung fosfor sekitar 521 mg dan tembaga sekitar 0,82 mg.
Kedua komponen ini sangatlah berguna untuk kesehatan tulang. Tembaga merupakan salah satu komponen yang memainkan peran penting dalam produksi kolagen.
Adanya kolagen sangat dibutuhkan dalam menyatukan jaringan tubuh manusia antara satu dengan lainnya, termasuk terhubungnya ligamen dan jaringan otot pada tulang.
Sedangkan fosfor sudah banyak diketahui sebagai mineral yang berperan dalam pertumbuhan tulang. Sekitar 85% mineral fosfor yang ada pada tubuh berada di dalam tulang sebagai kalsium fosfat.
Dengan tercukupinya kebutuhan fosfor, Anda akan menjauhkan diri dari risiko beberapa penyakit seperti osteoporosis dan rakitis (tulang lemah).
Kebanyakan fosfor bisa didapatkan dengan minum susu, tapi jika Anda tidak mengonsumsi produk susu bisa memilih produk nabati seperti kacang fava sebagai pilihan lain.
4. Membantu dalam perkembangan janin

Dalam porsi 150 gram kacang fava, terdapat kandungan vitamin B9 atau folat sebanyak 170 microgram. Folat merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan DNA atau pertumbuhan lain yang menyangkut genetik.
Dari khasiat tersebut, ibu hamil pun sangat disarankan untuk selalu memenuhi kebutuhan akan gizi yang satu ini. Folat akan memainkan peranan penting dalam mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan.
Kekurangan folat dapat meningkatkan risiko cacat lahir seperti neural tube defect (NTD) di mana penutupan tabung saraf bayi tidak sempurna atau spina bifida, di mana sistem saraf sumsum tulang belakang bayi tidak terbentuk dengan tepat.
Konsumsi makanan sumber folat akan menghindari ibu dari risiko tersebut. Salah satunya tentu bisa dilakukan dengan makan kacang fava.
Terlepas dari penelitian dampaknya untuk tubuh yang masih terbatas, kacang fava tetap bisa menjadi pilihan sehat bagi Anda yang menginginkan lebih banyak variasi pada menu makan. Namun, tentu saja konsumsi makanan ini tidak disarankan bagi Anda yang memiliki alergi.
Uniknya, kacang ini kerap digolongkan ke dalam kelompok sayur-sayuran karena sering diolah bersama dengan berbagai sayuran lainnya. Padahal nyatanya jenis kacang yang satu termasuk dalam keluarga legum, yakni tanaman yang menghasilkan biji di dalamnya.
Selain kacang polong, beberapa tanaman lain seperti kacang lentil dan buncis juga masuk ke dalam golongan legum.
Setiap butir kacang yang memiliki nama latin Pisum sativum L ini mengandung segudang nutrisi yang baik untuk tubuh. Secangkir kacang polong dengan berat 160 gram (gr) mengandung berbagai zat gizi di bawah ini.
- Kalori: 125 kalori
- Protein: 8,2 gr
- Serat: 8,8 gr
- Protein: 5,6 gr
- Mangan: 22% kebutuhan harian
- Vitamin K: 48% kebutuhan harian
- Vitamin B1 (tiamin): 30% kebutuhan harian
- Vitamin B9 (folat): 24% kebutuhan harian
Kacang polong juga sumber serat dan protein yang dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh. Bukan hanya itu, kacang ini menyimpan banyak senyawa antioksidan yang punya manfaat untuk menangkal serangan radikal bebas.
Demi mendapatkan sejumlah nutrisi baik dari kacang ini, Anda bisa membelinya di pasaran dengan bentuk yang masih utuh atau sudah diolah menjadi suatu produk. Jika sudah melalui proses pengolahan, biasanya kacang ini akan dikemas dalam produk kalengan atau dibekukan.

Dalam porsi 150 gram kacang fava, terdapat kandungan vitamin B9 atau folat sebanyak 170 microgram. Folat merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan DNA atau pertumbuhan lain yang menyangkut genetik.
Dari khasiat tersebut, ibu hamil pun sangat disarankan untuk selalu memenuhi kebutuhan akan gizi yang satu ini. Folat akan memainkan peranan penting dalam mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan.
Kekurangan folat dapat meningkatkan risiko cacat lahir seperti neural tube defect (NTD) di mana penutupan tabung saraf bayi tidak sempurna atau spina bifida, di mana sistem saraf sumsum tulang belakang bayi tidak terbentuk dengan tepat.
Konsumsi makanan sumber folat akan menghindari ibu dari risiko tersebut. Salah satunya tentu bisa dilakukan dengan makan kacang fava.
Terlepas dari penelitian dampaknya untuk tubuh yang masih terbatas, kacang fava tetap bisa menjadi pilihan sehat bagi Anda yang menginginkan lebih banyak variasi pada menu makan. Namun, tentu saja konsumsi makanan ini tidak disarankan bagi Anda yang memiliki alergi.
Uniknya, kacang ini kerap digolongkan ke dalam kelompok sayur-sayuran karena sering diolah bersama dengan berbagai sayuran lainnya. Padahal nyatanya jenis kacang yang satu termasuk dalam keluarga legum, yakni tanaman yang menghasilkan biji di dalamnya.
Selain kacang polong, beberapa tanaman lain seperti kacang lentil dan buncis juga masuk ke dalam golongan legum.
Setiap butir kacang yang memiliki nama latin Pisum sativum L ini mengandung segudang nutrisi yang baik untuk tubuh. Secangkir kacang polong dengan berat 160 gram (gr) mengandung berbagai zat gizi di bawah ini.
- Kalori: 125 kalori
- Protein: 8,2 gr
- Serat: 8,8 gr
- Protein: 5,6 gr
- Mangan: 22% kebutuhan harian
- Vitamin K: 48% kebutuhan harian
- Vitamin B1 (tiamin): 30% kebutuhan harian
- Vitamin B9 (folat): 24% kebutuhan harian
Kacang polong juga sumber serat dan protein yang dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh. Bukan hanya itu, kacang ini menyimpan banyak senyawa antioksidan yang punya manfaat untuk menangkal serangan radikal bebas.
Demi mendapatkan sejumlah nutrisi baik dari kacang ini, Anda bisa membelinya di pasaran dengan bentuk yang masih utuh atau sudah diolah menjadi suatu produk. Jika sudah melalui proses pengolahan, biasanya kacang ini akan dikemas dalam produk kalengan atau dibekukan.
1. Membantu menjaga gula darah
Sebuah penelitian pada 2011 yang dimuat di British Journal of Nutrition menguji sekelompok orang dengan berat badan berlebih dan memiliki kadar kolesterol tinggi. Hasilnya, makan 50 gram olahan tepung atau kacang polong utuh per hari selama 28 hari dapat membantu mengurangi resistensi insulin.
Menurut penelitian lain pada 2012 dalam jurnal serupa, kacang polong termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik yakni rasio seberapa cepat makanan sumber karbohidrat dapat memengaruhi kadar gula darah pada tubuh.
Setiap makanan punya nilai indeks glikemik yang berbeda-beda. Semakin kecil nilai indeks glikemik suatu makanan, tentu lonjakan kadar gula yang naik usai makan makanan tersebut akan lebih lambat. Begitu pula sebaliknya.
Dengan kata lain, kacang polong termasuk jenis kacang yang baik dikonsumsi oleh pengidap penyakit diabetes, karena tidak akan membuat gula darah melesat naik.
Sebuah penelitian pada 2011 yang dimuat di British Journal of Nutrition menguji sekelompok orang dengan berat badan berlebih dan memiliki kadar kolesterol tinggi. Hasilnya, makan 50 gram olahan tepung atau kacang polong utuh per hari selama 28 hari dapat membantu mengurangi resistensi insulin.
Menurut penelitian lain pada 2012 dalam jurnal serupa, kacang polong termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik yakni rasio seberapa cepat makanan sumber karbohidrat dapat memengaruhi kadar gula darah pada tubuh.
Setiap makanan punya nilai indeks glikemik yang berbeda-beda. Semakin kecil nilai indeks glikemik suatu makanan, tentu lonjakan kadar gula yang naik usai makan makanan tersebut akan lebih lambat. Begitu pula sebaliknya.
Dengan kata lain, kacang polong termasuk jenis kacang yang baik dikonsumsi oleh pengidap penyakit diabetes, karena tidak akan membuat gula darah melesat naik.
2. Menurunkan risiko penyakit ginjal akibat hipertensi
Seorang ahli pangan di University of Manitoba, Canada bernama Dr. Rotimi Aluko menjelaskan bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko utama bagi orang yang punya penyakit ginjal kronis.
Tak jarang, orang dengan penyakit ginjal tahap akhir harus rutin melakukan cuci darah hingga transplantasi ginjal karena keparahan penyakitnya.
Berawal dari sinilah, Dr. Rotimi menemukan bahwa protein dari kacang polong berpotensi mencegah timbulnya kerusakan ginjal pada orang yang memiliki hipertensi.
Alih-alih makan kacang dalam bentuk utuh, penelitian yang masih terbatas dilakukan pada hewan coba ini mencoba mengekstrak protein kacang polong yang diolah menjadi bentuk pil dan bubuk.
Seorang ahli pangan di University of Manitoba, Canada bernama Dr. Rotimi Aluko menjelaskan bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko utama bagi orang yang punya penyakit ginjal kronis.
Tak jarang, orang dengan penyakit ginjal tahap akhir harus rutin melakukan cuci darah hingga transplantasi ginjal karena keparahan penyakitnya.
Berawal dari sinilah, Dr. Rotimi menemukan bahwa protein dari kacang polong berpotensi mencegah timbulnya kerusakan ginjal pada orang yang memiliki hipertensi.
Alih-alih makan kacang dalam bentuk utuh, penelitian yang masih terbatas dilakukan pada hewan coba ini mencoba mengekstrak protein kacang polong yang diolah menjadi bentuk pil dan bubuk.
3. Menyehatkan sistem pencernaan
Penelitian membuktikan bahwa kacang polong punya manfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Bagi orang yang sedang mengalami masalah pencernaan, seperti penyakit sembelit (susah BAB), kacang polong bisa menjadi pilihan makanan yang tepat.
Pasalnya, kandungan serat yang ada di dalam kacang ini akan membantu mempermudah pergerakan usus dalam menyerap makanan.
Hasil tersebut turut didukung oleh penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Dietetic Association, yang mengatakan bahwa makan kacang polong bisa mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar.
Secara langsung, tentu akan mengurangi frekuensi konsumsi obat pencahar yang biasanya dipakai untuk mengobati sembelit.
Penelitian membuktikan bahwa kacang polong punya manfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Bagi orang yang sedang mengalami masalah pencernaan, seperti penyakit sembelit (susah BAB), kacang polong bisa menjadi pilihan makanan yang tepat.
Pasalnya, kandungan serat yang ada di dalam kacang ini akan membantu mempermudah pergerakan usus dalam menyerap makanan.
Hasil tersebut turut didukung oleh penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Dietetic Association, yang mengatakan bahwa makan kacang polong bisa mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar.
Secara langsung, tentu akan mengurangi frekuensi konsumsi obat pencahar yang biasanya dipakai untuk mengobati sembelit.
4. Kaya antioksidan
Kacang polong termasuk salah satu sumber nutrisi alami yang menyumbang banyak antioksidan. Tubuh manusia sebenarnya dapat memproduksi antioksidannya sendiri.
Namun, asupan antioksidan dari luar juga dibutuhkan tubuh untuk mencukupi persediaannya, sehingga semakin kuat dalam menangkal serangan radikal bebas.
Radikal bebas tidak boleh disepelekan karena bisa meningkatkan risiko penyakit seperti kanker, Alzheimer, Parkinson, dan atelosklerosis. Nah, rutin makan kacang polong maupun olahannya akan menyumbang berbagai antioksidan untuk tubuh.
Ambil contoh, seperti senyawa polifenol, lutein, dan fenolik yang membantu melindungi tubuh terhadap penyakit. Bahkan, senyawa lutein diyakini dapat menjaga dan mengoptimalkan fungsi penglihatan sekaligus menghindari penyakit katarak dan degenerasi makula.
Kacang polong termasuk salah satu sumber nutrisi alami yang menyumbang banyak antioksidan. Tubuh manusia sebenarnya dapat memproduksi antioksidannya sendiri.
Namun, asupan antioksidan dari luar juga dibutuhkan tubuh untuk mencukupi persediaannya, sehingga semakin kuat dalam menangkal serangan radikal bebas.
Radikal bebas tidak boleh disepelekan karena bisa meningkatkan risiko penyakit seperti kanker, Alzheimer, Parkinson, dan atelosklerosis. Nah, rutin makan kacang polong maupun olahannya akan menyumbang berbagai antioksidan untuk tubuh.
Ambil contoh, seperti senyawa polifenol, lutein, dan fenolik yang membantu melindungi tubuh terhadap penyakit. Bahkan, senyawa lutein diyakini dapat menjaga dan mengoptimalkan fungsi penglihatan sekaligus menghindari penyakit katarak dan degenerasi makula.
Bagaimana cara makan kacang polong?
Kacang polong bisa dengan mudah dicampur bersama sayuran dan lauk pauk lainnya. Anda bahkan bisa menambahkannya ke dalam sajian salad favorit untuk menambah asupan nutrisi.
Menariknya lagi, sekarang kacang polong yang kaya manfaat ini sudah banyak diolah sebagai susu, sehingga bisa dijadikan alternatif pengganti susu sapi.
Jadi, jangan ragu untuk lebih berkreasi dengan olahan kacang polong. Entah dimasukkan utuh ke dalam masakan, dihaluskan untuk menambah warna, atau dicampurkan ke dalam makanan saat masih berbentuk masih utuh setelah direbus sampai lunak.
Kacang polong bisa dengan mudah dicampur bersama sayuran dan lauk pauk lainnya. Anda bahkan bisa menambahkannya ke dalam sajian salad favorit untuk menambah asupan nutrisi.
Menariknya lagi, sekarang kacang polong yang kaya manfaat ini sudah banyak diolah sebagai susu, sehingga bisa dijadikan alternatif pengganti susu sapi.
Jadi, jangan ragu untuk lebih berkreasi dengan olahan kacang polong. Entah dimasukkan utuh ke dalam masakan, dihaluskan untuk menambah warna, atau dicampurkan ke dalam makanan saat masih berbentuk masih utuh setelah direbus sampai lunak.
Langgan:
Catatan (Atom)