Jumaat, 20 Februari 2026

KEISTIMEWAAN DI USIA 40 TAHUN, MASIHKAH SIBUK DENGAN DUNIA ? - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah., MA


 

BELAJARLAH DIAM ! JAGA LISAN MU, JANGAN SAKITI HATI SAUDARA MU - Ustadz Syafiq Riza Basalamah






 

Pujian Allah SNW Terhadap Para Mukmin Dan Doa Mereka,

 UPDATE 20/2/26 BERSAMAAN 2 RAMADHAN 1447 H

Saturday, 18 May 2024

Pujian Allah SNW Terhadap Para Mukmin Dan Doa Mereka,

                                         




Trump di Ambang Kegilaan “Wali Kota Mamdani Kutip Nabi Muhammad di Depan Warga New York” AS Berubah


 

Detik-detik Warga New York Kagum: Walikota Muslim Sentil ICE dengan Ayat Al-Qur’an



Di New York—kota yang lebih akrab dengan sirene daripada sajadah—sebuah ayat dibacakan. Bukan di masjid. Bukan di pengajian. Tapi di hadapan kekuasaan. Walikota Muslim Zohran Mamdani memilih cara yang tak biasa: menyentil ICE, lembaga imigrasi federal yang kerap disebut rapi di aturan namun kasar di praktik, dengan cahaya Al-Qur’an. Tanpa teriak. Tanpa makian. Cukup ayat—dan ruangan mendadak sunyi. Ia mengingatkan tentang Al-Ghuraba—kaum asing, para pendatang, mereka yang kerap disingkirkan namun justru dijanjikan kemuliaan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali asing. Maka berbahagialah orang-orang yang asing.” (HR. Muslim) Pesannya jelas: membela migran bukan sekadar urusan dokumen dan stempel. Itu amanah langit. Dan ketika hukum kehilangan nurani, ayat datang untuk mengingatkan. Ironis? Mungkin. Di negeri yang mengaku menjunjung HAM, justru kitab suci yang harus mengajarkan arti adil. 🎥 Tonton sampai akhir—karena momen ini bukan soal politik semata, tapi tentang iman yang berdiri tenang di tengah badai kekuasaan.

 

NEW YORK SHAKES! Thousands Fill the Streets for First Tarawih in the Heart of the City



For one unforgettable night, New York City witnessed something extraordinary. In the middle of the world’s busiest streets, thousands of Muslims gathered shoulder to shoulder for the first Tarawih of Ramadan. Under the glowing lights near Times Square, prayer mats replaced traffic lanes. Takbir echoed between skyscrapers. Tourists stopped. Cameras rolled. The world watched. This wasn’t just a prayer. It was unity. It was identity. It was a powerful moment of faith rising in the heart of America. From emotional tears to viral social media clips, this night proved one thing: Ramadan in New York hits different. Watch until the end and feel the atmosphere that made the city stand still.
 

Apa. Khabar..