Dan yang dimaksud untuk berpegang teguh dengan al-Qur’an dan Sunah ialah berpegang teguh dengan keduanya sesuai dengan pemahaman para salaf sholeh yaitu para sahabat dan tabi’in yang mengikuti mereka dengan baik serta para imam kaum muslimin. Sebagaimana di peringatkan dengan tegas oleh Allah ta’ala melalui firman -Nya:
وَمَن يُشَاقِقِ ٱلرَّسُولَ مِنۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ ٱلۡهُدَىٰ وَيَتَّبِعۡ غَيۡرَ سَبِيلِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ نُوَلِّهِۦ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصۡلِهِۦ جَهَنَّمَۖ وَسَآءَتۡ مَصِيرًا [ النساء: 115 ]
“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali”. [an-Nisaa’/4: 115].
Apa. Khabar..
-
Tuesday, 14 October 2025 AGAR SEMUA URUSAN LANCAR DAN MUDAH - Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Dari sahabat abu Hurairah RA. Barang sia...
-
CINTA DI DUNIA INI TIADA APA2...SYURGA PALING KITA DAMBAKAN DI AKHIRAT. Wednesday, 4 September 2024 04-09-2024 SS Prof Dato Dr MAZA: Antar...