Ahad, 4 Oktober 2026

 

Sabtu, 27 April 2024

YA RABB, PERMUDAHKANLAH URUSAN KAMI...


 

Jumaat, 26 Disember 2025

LAGU INI BUAT AKU MENANGIS...

 UPDATE BANGI JUMAAT 26/12/25 BERSAMAAN 5 REJAB, 1447

Monday, 7 August 2023

Sendiri

 

DAKU RINDU SANGAT2 LAGU NI...

"DJ DAVE.."

INI LAGUKU...

LAGU NI BUAT AKU MENANGIS...


 

Selasa, 26 Mei 2026


Isnin, 28 Julai 2025

Kaw-Kaw Nga Kor Ming Kena Taji Dengan Avtar Singh


AHLI MAJLIS BANDARAN...KATA KAT KAU NGAH...DIA ADA PENGALAMAN...BELAJAR....LAIN KALI SEDIAKAN TONG SAMPAH YG BANYAK...

Jumaat, 24 April 2026

Qiamulail... Jalan orang2 Soleh... Dr MAZA

 

Jumaat, 14 November 2025

Ku Membawa Diri

Rabu, 12 November 2025

JANGAN TINGGALKAN AL-QURAN, KELAK DIA AKAN MENEMANIMU | Ustadz Syafiq Ri...

 

Ahad, 22 Oktober 2023

Pengertian Hubbud Dunya

 

Pengertian Singkat Hubbud Dunya

Hubbud dunya atau cinta dunia yang berlebihan bisa membuat seseorang bersifat tamak dan rakus pada dunia. Hubbud dunya secara bahasa berasal dari Bahasa Arab yaitu hubbun yang artinya cinta, dan ad-dunya yang berarti dunia.

Dapat diambil pengertian bahwa hubbun dunya adalah kondisi seseorang yang mengagungkan urusan dunia sehingga membuatnya abai dengan perkara akhirat serta lalai untuk taat kepada Allah SWT. Secara sederhana, hubbud dunya adalah mencintai dunia dengan cara yang berlebihan.

Perlu dipahami, segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik bagi manusia. Cinta dan mencintai pada dasarnya adalah sesuatu hal yang baik. Namun demikian apabila terlalu berlebihan, maka akan berubah menjadi obsesi yang justru merugikan baik bagi sendiri maupun orang lain.

Inilah mengapa Rasulullah SAW merisaukan umatnya apabila terjebak ke dalam cinta yang berlebihan kepada dunia. Sebab hubbun dunya adalah sumber kehancuran umat manusia.

Terdapat beberapa penyebab seseorang jatuh ke dalam penyakit hati yang satu ini. Adapun di antara penyebab hubbud dunya adalah sebagai berikut:

  1. Menganggap dunia sebagai tujuan, bukan sebagai alat untuk mencapai kehidupan akhirat.
  2. Suka mengumpulkan harta dengan menghalalkan segala cara.
  3. Pelit dan kikir terhadap harta yang dimilikinya.
  4. Tidak rela jika hartanya lepas darinya.
  5. Tidak suka bersedekah dan mendermakan hartanya.
  6. Bersifat tamak dan serakah, yaitu selalu ingin mengumpulkan harta walaupun sudah memiliki.
  7. Tidak mensyukuri nikmat Allah SWT.
  8. Mendewakan kedudukan sosial.


 

Rabu, 12 November 2025

Assalamualaikum...


Isnin, 21 Julai 2025

Hati Seorang Kekasih

 

Khamis, 25 Julai 2024

Bukti Cinta Allah,

      


Surah Ali-Imran: (ayat:  31 dan 32)



Surah Ali-Imran: (ayat:  31 dan 32)


Surah Ali-Imran: (ayat:  31 dan 32)

 

Khamis, 3 September 2026

 

Sabtu, 18 Oktober 2025

Rabbku ,,,aku adaMu...

 


Kami, semakin jauh. Rapatkan dengan silaturrahim.  Rabbku.  KepadaMU aku berserah. 

 MilikMu yg di langit dan di bumi.  Redhokan daku...

Ampunkanlah daku. Cinta dan sayang tak semestinya memiliki..

Kembalikan hatiku ini Rabbku.  Aamiin.

 Kesihatan juga anugerahMu Rabbku,  Syukur.

Selasa, 20 Januari 2026