Sabtu, 13 Jun 2026

 

Syarah Hadis #25 (Hadis 40 Imam Nawawi)

عَنْ أَبِى ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضًا أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- قَالُوا لِلنَّبِىِّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ بِالأُجُورِ يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّى وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ وَيَتَصَدَّقُونَ بِفُضُولِ أَمْوَالِهِمْ. قَالَ « أَوَلَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لَكُمْ مَا تَصَّدَّقُونَ إِنَّ بِكُلِّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةً وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنْ مُنْكَرٍ صَدَقَةٌ وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ » رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Daripada Abu Dzarr رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ, dia berkata bahawa ada sejumlah orang sahabat Rasulullah ﷺ berkata kepada baginda, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah pergi dengan membawa pahala yang banyak, mereka solat sebagaimana kami solat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan-jalan lain untuk bersedekah? Sesungguhnya setiap tasbih merupakan sedekah, setiap takbir merupakan sedekah, setiap tahmid merupakan sedekah, setiap tahlil merupakan sedekah, mengajak pada kebaikan (makruf) adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah, dan berhubungan intim dengan isteri kalian adalah sedekah.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana boleh salah seorang di antara kami melampiaskan syahwatnya lalu mendapatkan pahala di dalamnya? Baginda bersabda, “Bagaimana pendapat kalian seandainya hal tersebut disalurkan di jalan yang haram, bukankah akan mendapatkan dosa? Demikianlah halnya jika hal tersebut diletakkan pada jalan yang halal, maka ia mendapatkan pahala.”
[Sahih Muslim, no. 1006]

 

Rabu, 30 April 2025

Berkat pinjaman pada Allah dgn pinjaman yg baik...

 

Isnin, 31 Mac 2025

Meh Baca Balik...


 Esok dah masuk Shaaban...daku tak boleh lelap Ya Rabb...dgr balik israq Mikraj...jgn rebah dgn dunia...awasi dari fitnahku...jangan lalai...jgn miskin baik kaya syarat pemurah...kayakanku ya Rabb.  jgn terpenaruh dgn dunia,,,guna hartamu pd jln Allah...


kisah saidina Othman...wakafkan diri ,,,,wow seronoknya mereka yg banyak duit...dapat sedekah sana sini...adoi...

Solat mereupakan tempat munajat

solat itu tempat mikraj

ilmu,,,makin kita gali makin kita jahil...

jadilah ahlul zikri.

Juwairiyyah minta untuk menenebuskan dirinya tapi tak punya wang dia pergi kepada Rasulullah untuk bayar tebus...nabi offer kawin dgnnya.oleh kerana Juwairiyah kawin.dgn Nabi,,,,kita merdekakan mereka semua...besar pahala Juwariah.

pahala juwairiah banyak...jasanya ...orangnya cantik...Aisyahpon agak cemburu melihatnya.,tapi Aisyah puji Juwairiah.

beliau kuat ibadat ........ ibadat sampai  Nabi balik dari solat ...

juwairiyah selepas subuh zikuir    ,,, baca ibadat sampai  Nabi balik dari solat ...Nabi ajar zikir ringan tapi besar pahalanya ...baca 3 kali sahaja....

Subhanallah hi wabihamdihi, adadakalkhihi,waridhonafsi ,wazinata arshi,wamidadakalimatih

Berilmu.....ibadat dgn berilmu walau ,sedikit tapi bernilai tinggi


Imam Nawawi

Zuhud, Masa sikit banyak manfaat, 

Umar bin abd aziz     terbaik dimuka bumi

anak2 kita tuan2...mereka adalah cabaran bagi kita...jarang kita makan dgn anak dan didik dgn anak.sekurang2 baca quran...kami ajar mereka sebagaimana surah dlm quran....Bagusnya belajar sirah....


Daily Inspirations



 

 



 

Isnin, 25 September 2023

24-09-2023 Ustaz Rizal Azizan : 51 Hadis Sahih Kisah Ghaib & Ajaib


Setiap yg hidup akan mengalami mati...
Kita pergi ke syorga tak mahu balik2...
Semakin dekat dengan destinasi dan semakin dekat destinasiku Yaa Rabb...
Alhamdulillah alhamdulillah dalam syurga kita kekal di dlmnya selama2nya. 
 Kita kekal didalamnya selama lamanya...Sementara saja , tangungan  kita sedih ,duka,sepi, pilu selama ni...hanya sementara sahaja..InsyaAllah kita akan kesana...Aku akan sabar dgn duka ku ini ya Rabb..
Maut itu juga makhlok... Mati itu dah mati, tidak akan ada lagi mati di sana nanti...
Aamiin Ya Rabb...Masukkanlah kami (orang2 yg kami sayang)ke syurgaMu ya Rabb

 

Sunday, 3 May 2026

JANGAN SAKITI HATI SAUDARAMU. BELAJARLAH DIAM.

 

JANGAN SAKITI HATI SAUDARAMU. BELAJARLAH DIAM.

 


Omongan itu melalui 7 kunci:
Jika ia keluar dari mulutmu ...maka ianya di tulis.
Malaikat akan mencatat...terus bagaimana kita belajar diam sebagaimana belajar berbicara.

Sabda Nabi yg menegaskan ..Pentingnya diam

1)Teruskan keimanan mu kerana keimanan ini menjadi penggerak , menjadi moto untuk diam.

2)Ngomong...Ini omongan ku kira2 di catat di kebaikan dan keburukan...kiranya apa kah catatan itu...Baikkah atau buruk kah? 

3) Menggunakan lisanmu untuk berzikir..: Engkau jangan banyak bicara.melainkan dengan berzikir kepada Allah.  Orang yang banyak ngomong adalah orang yang jauh dpd Allah.  Kata Nabi ...Dunia ini terkutuk...Dunia ini terlaknat.dan semua di dalamnya ikut terlaknat kecuali mengingat Allah. Dan ketaatan2 lain...yang belajar perlu belajar dan kemudian ketika kamu hendak kumpul bersama teman2mu , engkau perlu mempersiapkan bahan untuk di ngobrol..

Bila kawan2 mengundang untuk ngobrol...tanya , mahu ngobrol apa dan jika tiada apa yang hendak di ngobroli.."Tak ada apa, ngobrol aja" Maka lebih baik kita menghindar. tapi jika sesuatu yang hendak diomongkan berguna ...silakan Jemaah.

Kenudian bila kita duduk ngobrol di sana...ternyata ngobrolan yang dimurkai oleh Allah Azzawajalla...Apa sikap kita? "Diam?" 

Disini Engkau wajib berbicara,   Rasullullah bersabda:  Sesiapa melihat kemungkaran hendaklah dia merubah dengan tangannya....Tidak mampu maka dengan lisannya...Ini saatnya Engkau berbicara.   tatkala melihat kermungkaran terjadi...megghibahi saudaranya...buruk sangka sama saudaranya...menuduh saudaranya melakukan perbuatan dosa...Apa yang harus dia lakukan...Di rungkap  dengan lisannya.  Kasi tahu..."Ketika ada manafaatnya bicara engkau bicara dan ketika tak ada engkau diam".   Ketika engkau tak mampu menergur debgan lisanmu maka engkau membenci dgn hatimu...konsikuensinya kau harus tinggalkan tempat itu.  
Allah tidak RIDHO dengan kemungkaran yang terjadi dan Engkau diamkan.  

Kemuidian wahai hamba2 Allah yang taat...ketika selesai ngobrol sama sahabat2 kita " JANGAN LUPA UNTUK MEMBACA DOA KAFARATUL MAJLIS"
Mungkin di situ ada omongan tidak berguna...omongan yng tidk harus di ucapkan..."DOA KAFARATUL MAJLIS ITU BUKAN UNTUK SELESAI KAJIAN...BUKAN.... TAPI UNTUK SELESAI NGOMONG"

Kita ingatkan:  " Eh jangan lupa membaca doa kafaratul majlis" ..dengan lisan dengan hatinya...Dia memohon kepada Allah

"Subha nakallah humma wabiham dika..ash hadu ala illa ha illa anta..astagh firuka waatu bu illaik"
 
Dia memuji Allah dan memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada Allah.  
Maka di sini dalam rangka kita belajar untuk "Diam" Engkau perlu memohon kepada Allah agar memberi petunjuk...kerana banyak diantara kita yang menganggap biasa aja...

Saya yang banyak berdosa saya rasakan kerana ada sahaja saya tulis...meskipon tentang kenangan2 saya...ianya satu dosa saya dapat rasakan.  Apabila sahabat dan kawan2 bacapon ia sudah menjadi dosa kepada saya.  Dan dengan sedarnya saya pada ceramah "DIAM" ini saya berhasrat untuk berhenti menulis sebarang yang lagho.  InsyaaAllah.

Nasihat "Diam" Encik, sahabat saya  kepada saya itu sangat2 berharga... Ianya adalah  untuk saya buat "Bekal Akhirat" Terima kasih.   Banyak2.  

InsyaaAllah "Diam" Ustaz Hannan Attaqi sapa peluk dengan rapi dan begitu juga ceramah Ustaz Reza Basallamah ini.  Moga Encik dapat doakan sahabatmu ini menjadi   sebagai sahabat yang berjalan menuju Allah.  Dah tak berapa lama lagi dah saya ini.  Terima kasih dari saya buat Encik  dan Maaf atas apa yang berlaku.    Saya akan manfaat Ramadhan saya dengan baik.  Moga mendapat perlindungan Allah.

"Subha nakallah humma wabiham dika..ash hadu ala illa ha illa anta..astagh firuka waatu bu illaik"

Wallahhuaqlam.